Kesehatan perempuan dan anak dapat ditingkatkan secara
bermakna apabila kelahiran berjarak paling sedikit dua tahun antara kelahiran
anak terakhir dengan awal kehamilan berikutnya.
Kesehatan Ibu dan Anak akan semakin berisiko, apabila
kehamilan terjadi dibawah usia 18 tahun, atau di atas usia 35 tahun. Pria dan
perempuan termasuk para remaja harus tahu manfaat keluarga berencana sehingga
mereka dapat melakukan pilihan yang tepat.
Semua perempuan hamil harus mengunjungi petugas
kesehatan terlatih untuk mendapatkan pemeriksaan kehamilan dan pasca kelahiran,
dan semua kelahiran harus ditolong oleh petugas terlatih. Semua perempuan hamil
dan keluarganya harus mengetahui tanda-tanda dari berbagai
masalah selama dan sesudah kehamilan, serta tahu
berbagai pilihan untuk mendapatkan pertolongan.
Mereka juga harus punya rencana dan sumber daya untuk
mendapatkan
pertolongan kelahiran oleh tenaga ahli, dan pertolongan
darurat jika diperlukan. Anak mulai belajar sejak dilahirkan. Mereka akan
tumbuh dan belajar dengan baik, apabila mereka mendapatkan perhatian, kasih
sayang, dan rangsangan, disamping asupan gizi yang baik, dan perawatan
kesehatan yang memadai.
Mendorong anak laki-laki dan perempuan untuk
bersama-sama mengamati dan mengekspresikan diri, serta
bermain dan mengeksplorasi sangat membantu mereka untuk belajar dan berkembang,
baik secara sosial, fisik, emosional dan intelektual.

