Hipertensi adalah
meningkatnya tekanan sistolik sedikitnya 140mmHg dan diastolik sedikitnya 90
mmHg. Hipertensi dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu: Faktor genetik,Usia,
keadaan emosi seseorang, konsumsi Na terlalu tinggi, Obat, Hormonal, Neurologik
,dll.Orang yang sugah terkena hipertensi dapat juga mengalami banyak komplikasi
yang diderita, diantaranya Stroke, kebutaan, angina pectoris, CHF,gagal ginjal,
infark miokard, dll.
Untuk menghindari
terjadinya hipertensi, maka sebaiknya kita selaku petugas medis sebaiknya
memberi contoh masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, dan
juga tidak mengkonsumsi makanansembarangan yang belum teruji kesehatannya.
Pertimbangan gerontologis.
Perubahan struktur dan fungsional padasistem perifer bertanggung jawab pada
perubahan tekanan darah yang terjadi pada usia lanjut. Perubahan tersebut
meliputi arterosklerosis, hilangnyaelastisistas jaringan ikat, dan penurunan dalam
relaksasi otot polos pembuluhdarah, yang pada gilirannya menurunkan kemampuan
distensi dan daya regang pembuluh darah. Konsekuensinya, aorta dan arteri besar
berkurangkemampuannya dalam mengakomodasi volume darah yang dipompa oleh
jantung (volume sekuncup), mengakibatkan penurunan curah jantung dan
peningkatan tahanan parifer (Bruner dan Suddarth, 2001).
Tekanan Darah tinggi atau
Hipertesi dan arterosclerosis (pengerasanarteri) adalah dua kondisi pokok yang
mendasari banyak bentuk penyakitkardiovaskuler. Lebih jauh, tidak jarang
tekanan darah tinggi jugamenyebabkan gangguan ginjal. Sampai saat ini,
usaha-usaha baik untuk mencegah maupun mengobati penyakit hipertensi belum
berhasil sepenuhnya,hal ini dikarenakan banyak faktor penghambat yang
mempengaruhi sepertikurang pengetahuan tentang hipertensi (pengertian,
klasifikasi, tanda dangejala, sebab akibat, komplikasi) dan juga perawatannya.

